«

»

Dec 15

Giving Compliments


In every culture, giving compliments is a very common thing to do. However in some ways they differ from each others, from culture to culture.


In Indonesia if we see one of our friends wearing a beautiful new dress, Most of us tend to keep silent and say nothing about the dress rather than expressing our admiration. For the English people, however, tend to express it by giving compliments.

E.g: 1. You look handsome with your new
car.
2. I like the model o your new Hotel
design.

It also differs from the way we respond to compliments. For Indonesians, in many cases, it is common to see people refusing a compliment by saying, “Tidak! Baju ini sudah lama”. As a consequence when we speak in English we tend to respond the compliments the same way and say, “No! It’s an old dress, i bought it lasr year”.

In that case, such a response is not appropriate in English culture. The Native speakers tend to accept a compliment, particularly if it is a sincere one, by saying thank you plus add one or two other statements supporting it.

E.g: “Thank you. I like it very much. I just love the color and the style”.

In responding to a compliment, most Indonesian speakers, tend to be quite, do not give any comments, and tend to refuse the compliments with a few disagreeing statements.

These are the examples

Indonesian speakers:
Conversation 1
A: What a beautiful garden you have!
B: No, it is a mess, actually I haven’t got enough time to look after it.

Converstaion 2
A: This rendang is very delicious. You really are a Master cook.
B: No, it’s rather tasteless. I don’t have that great skills, I’m still learning how to cook.

Native speakers
Conversation 1
A: What a beautiful garden you have!
B: Thank you. I Like gardening so much and i spend a lot of time to look after it.

Conversation 2
A: This rendang is really delicious. Your really are a Master cook.
B: Thank you. I spent the whole afternoon preparing all of these. I tried to do my best, of course.

Does it mean that English people never refuse a compliment? Well, it depends how we give the compliments, if the compliment is not sincere, they will refuse it as well. They might say, for example:
• Don’t try to flatter me.
• I don’t like flatterers.
• You’re just kidding me.
• Flattery will get you no where.
• You’re just fooling around, aren’t you?
So, we need to be able to judge whether our friend is sincere or not when giving a compliment. We can do that through our experince in getting along with them for sometime.
So do not refuse a good compliments, it may become a good prayers for the future, because you already inspire other people to have great day… ^__^

Taken from: Eudia Grace and Th.M.Sudarwati

6 comments

Skip to comment form

  1. Anonymous

    Everyone will want to get a compliment.
    But sometimes the person ashamed to tell her that he was pleased.
    Sometimes a person just want to save feelings.

    Seseorang terkadang lebih senang mencela daripada memuji.
    Tergantung dari sifat masing-masing setiap diri manusia.
    Yang selalu ingin memuji seseorang atau ingin mencela.

    Nama : Evi Gosal
    Kelas : X-6

  2. Anonymous

    setiap negara mempunyai perbedaan kebudayaan dan beraneka ragam kebudayaan misalnya, dalam cara berpakaian, berbicara maupun sikap. maka dari itulah setiap kebudayaan negara lain ingin di terapkan di negara kita harus dilihat apakah baik atau buruk

    each country has different cultures and diverse culture, for example, in the way they dress, talk and attitude. so that every culture from other countries want to implement in our country to be seen whether good or bad

    Name is Muh. adi Gunawan
    kls X_6

  3. Anonymous

    kita harus menilai seseorang sebelum dia memuji kita. karena disisi lain kita belum tentu tahu sikap dan sifat orang yang akan puji kita. jadi janganlah juga selalu buruk sangka kepada orang yang akan puji kita.thanks

    we must judge a person before he praises us. because on the other hand we do not necessarily know the attitude and the nature of people who will praise us. so do not be too bad always thought the people who will praise kita.thanks

    name:hadyan nadhir
    kls :x -6

  4. Anonymous

    setiap negara pasti memiliki kebudayaan yang berbeda.
    begitu juga cara menerima dan menolak pujian.
    sangat berbeda jika orang Inggris diberi pujian dengan orang Indonesia.
    orang Inggris cenderung untuk mengungkapkannya dengan memberikan pujian.
    sedangkan orang Indonesia sebagian besar cenderung untuk tetap diam.
    kita boleh saja menerima pujian asalkan tidak berlebihan karena sesungguhnya pujian itu hanya untuk ALLAH SWT.
    kita harus menilai pujian tersebut jangan sampai pujian itu dapat membuat diri kita berangan-angan akibat dari pujian tersebut dan itu dapat membuat kita lupa akan kekurangan yang kita miliki.

    every country must have a different culture.
    as well as how to accept and reject a compliment.
    very different if the British people rewarded with Indonesia.
    English people tend to express it by giving praise.
    whereas the majority of Indonesian people tend to remain silent.
    we should just accept the compliment as long as not excessive because the real praise to GOD Almighty only.
    we must assess these compliments do not get the praise it can make us wish the result of praise and that can make us forget the shortcomings we have.

    NAME : ST ANNISA ADINDA SOFYAN
    CLASS : X8
    NISS : 11992

  5. Sri Dewi Sartika Ari

    I like this written/story very much. cerita tersebut sangat masuk akal, dan mungkin saja masih sangat sering kita temui di sekitar kita. setiap negara berbeda dengan negara lainnya, baik dari segi bahasa, kebudayaan, dan sebagainya. Contohnya terdapat pada cerita tersebut, dimana cara menolak atau menerima pujian antara orang Inggris dan Indonesia sangat berbeda. Orang Indonesia kebanyakan tetap diam dan tidak mengatakan apa-apa. Sedangkan orang Inggris lebih cenderung untuk mengutarakan/memberikan pujian. Ketika menerima pujian, orang Inggris akan langsung berkata “thank you”, tidak seperti orang Indonesia yang sangat sulit untuk mengatakan “terima kasih”. Jadi jangan pernah menolak sebuah pujian yang baik.

    Myth in Language Learning :
    - Language can only be learned at school
    Banyak yang berpendapat bahwa bahasa hanya dapat dipelajari di sekolah. Padahal, bahasa tidak hanya dapat dipelajari di sekolah, tetapi juga dapat dipelajari dimana saja. Salah satu contohnya bisa melalui internet(ebook). sebagaimana diketahui bahwa di zaman globalisasi saat ini, kita semakin dipermudah saja dengan teknologi yang ada.
    - Pronunciation is not important
    Kebanyakan orang juga berpendapat bahwa cara pengucapan dalam bahasa Inggris itu tidak penting. Padahal, pelafalan/pengucapan dalam berbahasa (bahasa Inggris) itu sangat penting karena dapat membantu kita agar tidak salah dalam menyebutkan kata-kata. Apa lagi dalam menyebutkan kata yang nyaris/sangat mirip. Seperti antara “bad” dan “bat”, “write” dan “ride”, “see” dan “sea”, dan masih banyak lagi.

    SRI DEWI SARTIKA ARI
    1152040040
    CLASS B / ENGLISH EDUCATION

    1. Sri Dewi Sartika Ari

      sorry sir, klupaan 2 lagi…..
      - Going abroad to targeted language the country
      Salah satu cara terbaik belajar bahasa asing yaitu pergi ke luar negeri. Tetapi saat ini, hal tersebut tidak harus lakukan karena sudah tersedia begitu banyaknya tempat untuk belajar bahasa asing, baik secara formal maupun informal.
      - Teacher is the only source of knowledge
      Banyak orang yang beranggapan bahwa guru adalah satu-satunya orang yang dapat mengajar/ memberikan kita pengetahuan. tetapi sekarang, seperti yang kita lihat, kita tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari guru saja, tetapi bisa dari siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. salah satunya yaitu melalui media, baik melalui media cetak atau pun media elektronik , internet yang banyak digunakan para siswa saat ini.

      SRI DEWI SARTIKA ARI
      1152040040
      CLASS B / ENGLISH EDUCATION

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>